Motivasi hidup, Kenapa Orang Baik Sering Di Kecewakan

Motivasi hidup, kenapa orang baik lebih sering di kecewakan.
Apakah kamu adalah salah satu orang yg sering brfikir seperti itu, sering di kecewakan dan merasa bahwa hidup ini tidak adil, kalau kamu punya fikiran tersebut, berarti kamu adalah salah satu orang baik.

Saat hal-hal buruk terjadi kepada orang baik, seperti tidak ada keburukan yang terjadi kepada orang jahat.
Sebenarnya tidak demikian, bukanya orang yang jahat atau tidak baik tidak pernah kecewa, justru ia lebih sering dikecewakan, namun dia tidak pernah menceritakan kekecewaanya seperti orang-orang baik, dari situ terlihat seperti hanya orang-orang baik saja yang sering mengalami kekecewaan.

Pada dasarnya orang baik memang akan kecawa, kenapa..!! karena di dalam proses hidupnya dia akan bertemu dengan banyak orang sampai dia bertemu dengan orang baik, dan dalam proses itu ia akan mengalami banyak kekecewaan, seperti anak muda, mengalami patah hati, di kecewakan sampai akhirnya ia menemukan pasangan hidupnya yang terbaik untuknya, seperti bisnis, salah pilih patner, salah investasi, terpuruk, gagal, sampai di satu titik menemukan sebuah ide bisnis yang brilian dengan pasar yang subur.

Jadi jangan pernah berkecil hati saat kamu mengalami kekecewaan, karena itu adalah salah satu cara tuhan mengurangi stok orang tidak baik dalam hidup kamu, cara tuhan menunjukan bahwa itu bukanlah hal yang terbaik untuk hidup kamu.

http://www.sudarmawan.net/2017/05/motivasi-hidup-kenapa-orang-baik-sering-di-kecewakan.html


Satu hal yang terpenting, seberapa sering dan berapa banyak waktu yang telah kamu gunakan untuk kecewa, karena banyak orang di luar sana, sering berharap kepada suatu hal, salah kemudian kecewa, berharap kepada orang yang salah dengan cara yang salah, kemudian kecewa, tetapi tidak mau memperbaiki diri, tidak mau belajar dari kekecewaan yang di alami, karena hal itu pula hidupnya selalu menemui kekecewaan, patah hati, di sakiti dan lain sebagainya.

Kahlil gipran dalam karyanya mengatakan, deritamu itu adalah robeknya kulit cangkang yang membungkus pengertian, saat bungkus itu robek, ia akan membuka pengertian, disitu ada hal indah yang terbuka, tetapi terkadang tidak kamu lihat, saat kamu mampu melihatnya, kamu akan belajar dari sakit hati yang kamu alami, kemudian kembali, dengan diri yang lebih tegar, dan lebih baik, namun saat kamu tidak mampu melihatnya, tuhan akan membuka cangkang itu kembali saat ia telah tertutup, dan akan terus begitu, hingga kamu mampu melihatnya, dan belajar darinya.

Orang-orang yang akan selalu kecewa sepanjang hidupnya bukan hanya orang yang tidak mau belajar dari kekecewaan, tetapi juga orang-orang yang tidak mau mendengar nasehat, tidak menjadikan nesahat sebagai pengubah hidupnya, pengubah pola fikirnya, saat ia mencoba meminta nasehat kepada orang lain, nasehat yang di dapat, hanya ia jadikan bahan untuk terus bertanya, bukan untuk memperbaiki diri, hanya sebatas bahan pertanyaan, tidak lebih.

Saat kamu mengalami kekecewaan, patah hati, jangan biarkan rasa itu mati karena kekecewaan dalam hati kamu, meratapi, sampai bersedih kelewat batas, cobalah keluar diri kamu, dan lihat, lalu katakan pada diri kamu sendiri, "aku telah percaya pada hal yang sama kemudian aku kecewa, itu tanda aku tidak belajar''.

Jika kamu kecewa dengan lingkup pergaulan kamu, mungkin karena sering di buli teman-teman kamu, di remehkan dll, jangan pernah kembali dengan sifat mengalah yang sama ke dalam Lingkungan yang sama, jika kamu kembali dengan sifat yang sama, itu tanda bahwa kamu tidak pernah belajar dari kekecewaan. Benahi diri kamu terlebih dahulu, coba fikir ulang, apakah lingkungan itu benar baik buat kamu, atau buat hidup kamu.

Cara terbaik untuk mendidik diri kamu adalah dengan pergi meninggalkan sumber yang telah mengotori hati kamu, sumber yang telah mengotori fikirin kamu, suber itu bisa datang dari siapa saja, bisa teman kamu, lingkungan kamu, giru kamu dll. Kamu harus tegas, tinggalkan itu semua, letakkan diri kamu di tempat yang semestinya, lalu ingat hal ini baik-baik dalam hati kamu, Kekecewaanmu itu adalah tanda bahwa kamu adalah orang baik, yang kedua karena kamu berharap baik, yang ketiga kamu sadar ternyata kenyataan yang kamu terima tidak sebaik yang kamu harapkankan, ke empat mulai detik ini, kamu yang akan membaikkan diri, dan tidak menunggu orang lain menjadi baik, menunggu lingkunganmu menjadi baik untuk mencapai kebahagiaan diri, biarkan mereka berkata apa saja, jangan perdulikan, yang penting kamu membaikkan diri.

Buang orang-orang yang hanya mengotori hati kamu, mengotori fikiran kamu, tetapi bukan berarti  memutus silaturahim, kamu harus tetap kenal, kamu tetap teman, tetapi bukan lagi orang yang kamu percaya, orang yang kamu beri amanah, biarkan orang-orang baik saja yang dekat dengan kamu, yang kamu berikan amanah, saat mereka yang tidak baik berubah memperbaiki diri, dekatkan lagi dengan diri kamu, karena ia memang sudah pantas berada di lingkup terdekat dalam hidup kamu. Jangan pernah menebar kebencian, tetap jaga hubungan baik, meski harus di beri jarak.

Hidup itu seperti main catur, saat kuda kamu ajukan tidak berfungsi, kamu pundurkan lagi, di satu situasi kamu akan ajukan lagi karena memang sudah waktunya, begitu seterusnya.

Utamakanlah orang-orang yang baik untuk berada di lingkup terdekat kamu, dengan demkian kamu telah mengurangi frekuensi kecewa dalam hidup kamu, berdo'alah agar tuhan mendekatkan orang-orang baik kepadamu, meski mungkin akan ada teman yang kamu anggap baik meninggalkankanmu, di awal kamu akan merasa kecewa, tapi percayalah, seiring berjalannya waktu, kamu akan mensyukuri hal itu, kenapa..? Karena tuhan telah menjawab do'a kamu, tuhan lebih tau mana orang yang baik, dan mana yang tidak.
Tetap semangat menjalani hidup, selalu perbaiki diri, karena kebaikanlah yang akan mengangkat derajat kamu, membuat kamu di hargai orang lain.
#mario teguh

Baca juga, Alasan kenpa hidup kamu masih gitu-gitu aja Disini




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Popular Posts