Bait Kata Filosofi Kupu Kupu

FILOSOFI META MORFOSIS KUPU KUPU



Tak pernah ada yang menyangka, sosoknya yang buruk rupa, kecil mungil dan menjijikkan, dialah akar dari semua keindahan, dialah gambaran kesempurnaan hidup.
Tentang mimpi, dia guru terbaik untukmu belajar..
Tentang cinta, kedewasaan, kebijaksanaan dia punya andil jadi teladan..


Lihatlah ulat itu, iya hanya bisa merayap pelan di dedaunan dan ranting-ranting itu,, tubuhnya penuh dedurian, berbisa dan menjijikkan, sudihkah kau menyentuhnya..?, jangankan untuk sekedar menyentuhnya, bahkan saat ia mencoba mendekatimu, kau sudah tergesa-gesa meninggalkanya, syukur syukur,, tidak kau bunuh malhluk buruk rupa itu..

Seperti halnya manusia yang tak selalu merasakan hal yang sama dalam tiap lingkup lingkungan hidup, kadang di caci, di hina dan di rendahkan bahkan di kucilkan.. Lantas bagaimana sikapmu...? Tetapkah bisa kau rendah hati.

Coba luangkan waktumu untuk melihatnya lagi,, makhluk kecil buruk rupa itu, saat ia mulai bermeta morfosis, badanya terbujur kaku, menggantung di dahan, dia tak bisa lagi merayap, bahkan saat teriknya matahari menghujamnya, saat hujan badai mencoba menggoyahkanya, dia tetap kokoh, tak beranjak sedikitpun,, hidup dan matinya berada di ujung keputusan, di ujung impian, bukan masalah baginya jika ia harus gagal, karena baginya, kesempurnaan adalah tujuan berharga mati, tanpa bisa di tolerir.
Bukankah harapan itu akan selalu ada, yaps..  Harapan akan selalu mengiringi usaha,,  tuhan tidak pernah tertidur, ia senantiasa melihat ikhtiar dari tiap-tiap makhluknya, termasuk kita.. Manusia,, saat mereka telah pantas mendapatkan tujuanya, tuhan akan menunjukan kemurahanya, memberikan apa yang kita impikan,, bahkan untuk hal yang tidak masuk akal nalar manusia..  Tuhan punya cara, yang tak bisa kita baca..

Hei.. Lihatlah,,, si buruk rupa telah bangun dari tidur panjangnya..  Tapi tunggu,,  mana duri-duri berbisa itu, tubuhnya berubah 180 derajat, tak lagi menjijikkan, tubuhnya simetris dan seimbang, warnanya memukau, cantik, anggun dan menawan sungguh indah sekali,, kini ia tak lagi merayap, ia mmpu terbang,, mengepakkan sayap-sayapnya yang berwarna-warni, mengecup setiap sari bungu di taman-taman.
Sungguh perjuangan yang sangat luar biasa, ia menemukan cakrawala baru dalam hidupnya, cakrawala yang sebanding denhan tekatnya..

Bagaimana dengan kita manusia,,  bahkan kita lebih lebih amat cerdas di banding dia..  Kita di beri akal dan fikiran, kita bisa belajar dari keadaan, belajar dari hidup, dan tiap-tiap kesulitan, bukankah amat mudah bagi kita untuk menemukan satu tujuan, bukankah amat mudah bagi kita untuk menemukan sebuah jalan,, lalau apa...?
Apa karena bayangan-bayangan terjal itu, lantas kita enggan untuk memulai,,
Bukankah kita semua tau..  Mempertahankan itu proses..
Bukankah kita semua tau..  Diam taakan merubah keadaan..

Lihatlah binatang itu,,  untuk sebuah keindahan yang luar biasa..  Dia berjuang.. Dia berusaha.. Tatapanya tajam.. Fokus pada satu tujuan, langkahnya pasti.. Lurus.. Selaras dengan yang di impikann.. Baginya perjuangan telah usai, jika hidupnya telah berakhir.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Popular Posts