Apa Yang Salah Dari Lampung Timur

Saat pertama kali anda mendengar kalimat lampung timur, apa yang ada di benak anda, begal, kekerasan, infrastruktur yang buruk dan segela problematika di dalamnya. Apa yang salah dari lampung timur, mungkin kalimat ini tepat untuk di tunjukan kepada elit politik yang berada di daerah lampung timur khusunya, dan profinsi lampung umumnya.

Begal, dan pencurian sepeda motor di daerah tersebut sudah seperti menjamur, dan para aparat keamanan setempat seperti  tidak mampu memberikan rasa aman kepada warganya, saat warga di tanya mengenai siapa gembong di balik semua ini, di daerah mana tempat motor-motor hasil kejahatan tersebut di simpan, kebanyakan dari mereka mengetahui, tapi anehnya, tidak ada tindakan dari kepolisian untuk mengusut dan membasmi para pelaku kejahatan tersebut, akibatnya para warga sering main hakim sendiri, hal seperti ini yang sering memicu bentrok antar warga.



Yang lebih di sayangkan lagi, saat ada warga setempat yang kehilangan sepeda motornya akibat di curi, warga memilih untuk menebus kendaraan tersebut langsung kepada penadah, dari pada harus melapor ke kepolisian setempat, seperti yang di alami oleh seorang warga asal desa srigading kec. Labuhan maringgai, lampung timur, seorang warga berinisial RM dan RD, kedua pemuda tersebut pernah kehilangan kendaraan sepeda motornya saat mereka berkunjung ke tempat salah satu temanya di daerah tersebut, mereka mengungkapkan di datangi oleh para pemuda setempat, kemudian di bawa ke sebuah gudang kosong, mereka di intimidasi dan di paksa untuk menandatangani surat  perjanjian penggadaian sepeda motor, alhasil sepeda motornya pun raif, dan mereka harus menebus dengan sejumlah uang jika ingin sepada motornya kembali, anehnya banyak warga setempat yang mengetahui tindakan tersebut tapi memilih membiarkan, merekapun memilih menebus langsung dari pada melapor ke kepolisian setempat,  ini membuktikan rasa percaya terhadap aparat keamanan setempat seperti sudah sirna di daerah tersebut.

Kenapa bisa demikian, perut dan sulitnya lowongan kerja menjadi alasan klasik bagi mereka para pelaku kejahatan begal dan curanmor. Apa yang perlu di benahi dari lampung timur, saya melihat dari sudut pandang yang berbeda, tercatat kurang lebih ada 2 oprasi tangkap tangan dari pihak kepolisian bekasi yang terjun langsung untuk melakukan penelusuran dan penyergapan tindak kejahat begal di daerah lampung timur, ada sesuatu yang membuat pimpinan penyergapan tersebut geleng-geleng kepala dengan daerah ini, rata-rata kendaraan bermotor di daerah ini tidak bersurat lengkap alias hasil kejahatan, dan yang lebih mengherankan lagi, saat remaja-remaja di daerah ini pulang kerumah membawa sepeda motor yang bukan miliknya, para orang tuanya tidak pernah menanyakan dari mana anak mereka mendapatkan kendaraan tersebut, ini sangat memprihatinkan, betapa hal tersebut sudah dianggap biasa oleh mereka, betapa rusaknya moral mereka, betapa buruknya cara pandang mereka tentang hidup.

Ini PR penting bagi pemerintah kabupaten lampung timur, jika sumberdaya manusianya, para generasi penerusnya masih bermoral buruk, memiliki sudut pandang sempit, dan terbiasa dengan kekerasan, sekeras apapun kerja dari aparat keamanan setempat, tidak akan berdapak signifikan terhadap keamanan di daerah tersebut. Apalagi jika masih sering di biarkan seperti saat sekarang ini, dengan watak manusianya yang seperti itu, tidak heran kejahatan membabi buta.

Pencegahan harus di lakukan dengan membenahi moral dari manusianya, harus di lakukan sedini mungkin, akan sangat sulit memang, melihat lingkungan yang sudah terlanjur terbiasa dengan kekerasan, peran lembaga pendidikan akan sangat penting dalam hal ini, jika biasanya pendidikan hanya mengedepankan pengetahuan formal saja, khusus untuk anak-anak di daerah ini akan lebih baik jika pendidikan moral lebih di tingkatkan, mengingat pentingnya moral untuk membentuk kepridaian yang baik dalam diri manusia.

Sosialisasi terhadap warganya juga harus lebih di tingkatkan lagi, minimnya lowongan kerja menjadi poin utama dalam hal ini, alangkah baiknya jika pemerintah setempat mau menggunakan jasa para profesional di bidangnya untuk menyuarakan wirausaha, dengan kemampuanya di harap, psikologis masyarakat setempat bisa tergerak dan mau memulai usahanya, dengan demikian kebiasaan buruk mereka lambat laun bisa berkurang.

Selain pembenahan terhadap masyarakatnya, pemerintah mungkin juga perlu melakukan pelatihan mental terhadap para anggota keamanan, agar mereka lebih mengerti dan memahami apa fungsi mereka di masyarakat, apa kewajiban meraka atas hak yang mereka dapat dari uang rakyat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Popular Posts